kajian

"mengarungi samudra kehidupan kita ibarat para pengembara hidup ini adalah perjuangan tiada masa tuk berpangku tangan setiap tetes peluh dan darah tak akan sirna ditelan masa segores luka dijalan Allah kan menjadi saksi pengorbanan.... "

Wednesday, July 27, 2005

Membongkar Kesesatan Dan Kedustaan Ahmadiyah

.1.Aliran Ahmadiyah-Qadiyani itu berkeyakinan bahwa Mirza Ghulam Ahmadadalah Nabi dan Rasul, kemudian barang siapa yang tidak mempercayainya adalah kafir murtad
2.Ahmadiyah-Qadiyani memang mempunyai Nabi dan Rasul sendiri yaituMirza Ghulam Ahmad dari India
3.Ahmadiyah-Qadiyan mempunyai kitab suci sendiri yaitu kitab suci"Tadzkirah"
4.Kitab suci"Tadzkirah" tersebut adalah kumpulan wahyu yang diturunkan "tuhan" kepada Mirza Ghulam Ahmad yang kesuciannya sama dengan kitab suci Al-Qur'an, karena sama-sama wahyu dari Tuhan, tebalnya lebih tebal dari Al-Qur'an, dan kitab suci Ahmadiyah tersebut ada di kantor LPPI
5.Kalangan Ahmadiyah mempunyai tempat suci tersendiri untuk melakukanibadah haji yaitu Rabwah dan Qadiyan di India. Mereka mengatakan:"Alangkah celakanya orang yang telah melarang dirinya bersenang-senang dalam haji akbar ke Qadiyan. Haji ke Makkah tanpa haji ke Qadiyan adalah haji yang kering lagi kasar". Dan selama hidupnya "nabi" Mirza tidak pernah haji ke Makkah
6.Kalau dalam keyakinan umat Islam para nabi dan rasul yang wajibdipercayai hanya 25 orang, dalam ajaran Ahmadiyah Nabi dan Rasul yangwajib dipercayai harus 26 orang, dan Nabi dan Rasul yang ke-26tersebut adalah "Nabi Mirza Ghulam Ahmad"
7.Dalam ajaran Islam, kitab samawi yang dipercayai ada 4 buah yaitu:Zabur, Taurat, Injil dan Al-Qur'an. Tetapi bagi ajaran AhmadiyahQadiyan bahwa kitab suci yang wajib dipercayai harus 5 buah dan kitabsuci yang ke-5 adalah kitab suci "Tadzkirah" yang diturunkan kepada"Nabi Mirza Ghulam Ahmad"8.Orang Ahmadiyah mempunyai perhitungan tanggal, bulan dan tahunsendiri. Nama bulan Ahmadiyah adalah: 1. Suluh 2. Tabligh 3. Aman 4.Syahadah 5. Hijrah 6. Ihsan 7. Wafa 8. Zuhur 9. Tabuk 10. Ikha' 11.Nubuwah 12. Fatah. Sedang tahunnya adalah Hijri Syamsi yang biasamereka singkat dengan H.S. Dan tahun Ahmadiyah saat ini adalah tahun1373 H.S (1994 M atau 1414 H). Kewajiban menggunakan tanggal, bulandan tahun Ahmadiyah tersendiri tersebut di atas perintah khalifahAhmadiyah yang kedua yaitu Basyiruddin Mahmud Ahmad9.Berdasarkan firman "tuhan" yang diterima oleh "nabi" dan "rasul"Ahmadiyah yang terdapat dalam kitab suci "Tadzkirah" yang artinya:"Dialah tuhan yang mengutus rasulnya "Mirza Ghulam Ahmad" denganmembawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya atassegala agama-agama semuanya.("kitab suci Tadzkirah" hal. 621)
Berdasarkan keterangan yang ada dalam kitab suci Ahmadiyah di atasBAHWA AHMADIYAH BUKAN SUATU ALIRAN DALAM ISLAM, TETAPI MERUPAKAN SUATU AGAMA YANG HARUS DIMENANGKAN TERHADAP SEMUA AGAMA-AGAMA LAINNYATERMASUK AGAMA ISLAM10.Ahmadiyah mempunyai nabi dan rasul sendiri, kitab suci sendiri,tanggal, bulan dan tahun sendiri, tempat untuk haji sendiri sertakhalifah sendiri yang sekarang khalifah yang ke-4 yang bermarkas diInggris bernama: Thahir Ahmad. Semua anggota Ahmafiyah di seluruhdunia wajib tunduk dan taat tanpa reserve pada perintah dia. Orang diluar Ahmadiyah adalah kafir dan wanita Ahmadiyah haram kawin denganlaki-laki di luar Ahmadiyah. Jika tidak mau menerima Ahmadiyah tentumengalami kehancuran11.Berdasarkan "ayat" kitab suci Ahmadiyah "Tadzkirah" bahwa tugas dan fungsi Nabi Muhammad saw sebagai nabi dan rasul yang dijelaskan oleh kitab suci umat Islam Al-Qur'an, dibatalkan dan diganti oleh "nabi" orang Ahmadiyah Mirza Ghulam Ahmad11.1. Firman "tuhan" dalam "kitab suci" Tadzkirah:Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab suci'Tadzkirah" ini dekat dengan Qadiyan-India. Dan dengan kebenaran Kami menurunkannya dan dengan kebenaran dia turun." ("kitab suci" Tadzkirah hal.637)11.2. Firman "tuhan" dalam "kitab suci" Tadzkirah:Artinya: "Katakanlah-wahai Mirza Ghulam Ahmad-jika kamu benar-benarmencintai Allah, maka ikutilah aku" "kitab suci" Tadzkirah hal. 630)11.3.Firman "tuhan" dalam "kitab suci" Tadzkirah Artinya: "Dan Kami tidak mengutus engkau-wahai Mirza Ghulam Ahmad-kecuali untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam". (kitab suci "Tadzkirah" hal. 634)11.4. Firman "tuhan" dalam kitab suci "Tadzkirah":Artinya: "Katakan wahai Mirza Ghulam Ahmad-sesungguhnya aku inimanusia biasa seperi kamu, hanya diberi wahyu kepadaku".("kitab suciTadzkirah hal. 633)11.5. Firman "tuhan" dalam "kitab suci" Tadzkirah:Artinya: "Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu - wahai MirzaGhulam Ahmad - kebaikan yang banyak" ("kitab suci" Tadzkirah hal.652)11.6. Firman "tuhan" dalam "kitab suci" Tadzkirah:Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menjadikan engkau - wahai MirzaGhulam Ahmad - imam bagi seluruh manusia" ("kitab suci" Tadzkirah hal. 630)11.7. Firman "tuhan" dalam "kitab suci" "Tadzkirah":Artinya: "Oh, pemimpin sempurna, engkau - wahai Mirza Ghulam Ahmad -seorang dari rasul, yang menempuh jalan betul, diutus oleh Yang MahaKuasa, Yang Rahim" ("kitab suci" Tadzkirah hal. 658-659)11.8. Firman "tuhan" dalam "kitab suci" Tadzkirah:Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya pada malam lailatulqadr" (kitab suci Tadzkirah hal. 519)11.9. Firman "tuhan" dalam "kitab suci" Tadzkirah:Artinya: "Dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar tetapiAllah-lah yang melempar. (Tuhan) Yang Maha Pemurah, yang telahmengajarkan Al-Qur'an" ("kitab suci" Tadzkirah hal.620)Dan masih banyak lagi ayat-ayat kitab suci Al-Qur'an yang dibajaknya.Ayat-ayat "kitab suci" Ahmadiyah Tadzkirah yang dikutip di atas,adalah penodaan dan bajakan-bajakan dari kitab suci Umat IslamAl-Qur'an. Dan Mirza Ghulam Ahmad mengaku pada umatnya -orang Ahmadiyah-bahwa ayat-ayat tersebut adalah wahyu yang dia terima dari "tuhannya" di INDIA.
12. PENODAAN AGAMA DAN HUKUMNYA12.1 Pada Kitab Undang-undang Hukum Pidana diadakan pasal baru yangberbunyi sbb:PASAL 56 a:Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun, barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan:a. yang pokoknya bersifat permusuhan. Penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama di Indonesia.12.2 Surat edaran Dirjen Bimas Islam dan Urusan Haji NomorD/BA.01/3099/84 tanggal 20 September 1984, a.l.:2. Pengkajian terhadap aliran Ahmadiyah menghasilkan bahwaAhmadiyah-Qadiyan dianggap menyimpang dari Islam karena mempercayaiMirza Ghulam Ahmad sebagai Nabi, sehingga mereka percaya bahwa NabiMuhammad saw bukan nabi terakhir.13.1. Malaysia telah melarang ajaran Ahmadiyah di seluruh Malaysiasejak tanggal 18 Juni 1975.13.2. Brunei Darussalam juga telah melarang ajaran Ahmadiyah diseluruh Brunei Darussalam.13.3. Rabithah `Alam Islami yang berkedudukan di Makkah telahmengeluarkan fatwa bahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan KELUAR DARI ISLAM.13.4. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan keputusanbahwa Ahmadiyah adalah KAFIR dan TIDAK BOLEH pergi haji ke Makkah.13.5. Pemerintah Pakistan telah mengeluarkan keputusan bahwa Ahmadiyah adalah golongan MINORITAS NON MUSLIM.14. K E S I M P U L A Na."Ahmadiyah sebagai perkumpulan atau jemaat didirikan oleh MirzaGhulam Ahmad di Qadiyan - INDIA (sekarang Pakistan) tahun 1889,yang karena perbedaan pandangan tentang penerus kepemimpinan dalamAhmadiyah dan ketokohan pendirinya berkembang dua aliran, yaituAnjuman Ahmadiyah (Ahmadiyah Qadiyan) dan Anjuman Ishaat Islam Lahore(Ahmadiyah Lahore).Kedua aliran tersebut mengakui kepemimpinan danmengikuti ajaran serta paham yang bersumber pada ajaran Mirza GhulamAhmad.b.Jemaat Ahmadiyah masuk dan berkembang di Indonesia sejak tahun1920-an dengan menamakan diri Anjuman Ahmadiyah Qadiyan DepartemenIndonesia dan kemudian dinamakan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) yang dikenal dengan Ahmadiyah Qadiyan, dan Gerakan Ahmadiyah LahoreIndonesia (GIA) yang dikenal dengan Ahmadiyah Lahore.c.Mirza Ghulam Ahmad mengaku telah menerima wahyu, dan dengan wahyuitu dia diangkat sebagai nabi, rasul, al-Masih Mau`ud dan Imam Mahdi.Ajaran dan faham yang dikembangkan oleh pengikut Jemaat AhmadiyahIndonesia khususnya terdapat penyimpangan dari ajaran Islamberdasarkan Al-Qur`an dan Al-Hadits yang menjadi keyakinan umat Islamumumnya, antara lain tentang kenabian dan kerasulan Mirza Ghulam Ahmad sesudah Rasulullah saw.(BALITBANG DEPAG RI, Jakarta, 1995 hal.19,20,21)
P E N U T U PSebagai penutup brosur ini, kami kutip sebuah ayat Al-Qur`an yangmengancam orang yang mengaku menerima wahyu serta menulis kitab dengan tangannya sendiri, kemudian dikatakannya dari Allah swt dengan dusta yang amat keji seperti yang dilakukan oleh "nabi" Mirza di atas.Allah swt berfirman:"Maka kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang menulis Al-Kitabdengan tangan mereka sendiri lalu dikataknnya: "Ini dari Allah",(dengan maksud) untuk memperoleh keuntungan yang sedikit denganperbuatan itu. Maka kecelakaanlah bagi mereka, akibat dari apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan besarlah bagimereka akibat dari apa yang mereka kerjakan. (Q.S. Al-Baqarah 79)Catatan : Apabila PB Ahmadiyah berkeberatan dengan isi brosur ini,alangkah baiknya diselesaikan melalui debat terbuka yang disaksikanoleh umat.
[Sumber: Buletin LPPI. Masjid Al-Ihsan Lt.III Proyek Pasar RumputJakarta 12970 Telp/Fax. (021)8281606]

0 Comments:

Post a Comment

<< Home